Penceramah: Dr. KH Miftah Faridl

Assalamu’alaikum wr.wb

Ketika Rasulullah SAW sedang dihadapkan dengan berbagai macam pelecehan, penghinaan. Bahkan beliau difitnah, dianggap sebagai orang gila dikirimnya dukun ke rumah nabi, ini adalah terjadi pada tahun pertama kenabian. Allah SWT. memberikan resep dengan menurunkan Al-Qur’an surat al-Muzzamil, yaitu; “Hai orang yang berselimut, bangun shalat malam, separuh malam atau lebih dari separuh malam atau kurangi sedikit dari separuh malam dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil. Aku akan berikan kepadamu, ucapan yang berbobot, kharisma bil kasab. Sesungguhnya bangun di penghujung malam itu, paling dalam kesannya untuk menumbuhkan iman dan memantapkan rohaniah.” Sejak turun surat al-Muzamil itu, Nabi terus memelihara shalat malam, 23 tahun dari sejak tahun pertama sampai saat-saat menjelang wafat, tidak ada malam, tanpa shalat malam.

Kepada umatnya Beliau pun berpesan: “Lakukan shalat malam. Shalat malam itu adalah merupakan kebiasaan para nabi dan Rasul Allah. Shalat malam adalah kebiasaan orang-orang shaleh.” Q.S. Al-Israa: 79. memperkuat, “Lakukan olehmu shalat tahajud, ini adalah ibadah sunat, akan tetapi kalau kamu lakukan shalat tahajud. Allah akan memberikan posisi yang terpuji (maqamam mahmudah).” Dalam sebuah hadist nabi menyampaikan pesan: “Nanti di akhirat, ketika suasana dalam keadaan hening, tidak terdengar suara apapun. Tiba-tiba bergema sebuah suara yang terdengar oleh semua telinga. Suara itu berbunyi; “Mana diantara kalian yang sudah siap meninggalkan, tempat tidur kalian dipenghujung malam untuk melakukan shalat malam. Suara itu bergema tiga kali.” “Mana diantara kalian yang sudah siap meninggalkan tempat tidur kalian dipenghujung malam untuk melakukan shalat malam.”

Fayakumum, berdirilah sekelompok orang-orang wahum khalil, tapi mereka itu tidak banyak. Nampak wajahnya indah, bersih, berwibawa dan kepada mereka yang sudah berdiri itu. Suara tadi bergema kembali; kalian yang sudah berdiri, kalian sudah membiasakan diri bangun di penghujung malam, melakukan shalat malam masuklah ke dalam syurga bi ghairi hisab (tidak usah dihitung lagi) bergabunglah dengan para nabi dan rasul Allah. Inilah shalat malam yang harus kita pelihara dan kita biasakan.

Wassalamu’alaikum wr.wb