Assalamu’alaikum wr.wb

Jika kita berulang kali tertipu oleh seseorang dengan tehnik tipuan yang sama, maka hanya ada dua kemungkinan. Penipu itu sangat berilian atau kita yang sangat bodoh. Sebenarnya tidak ada yang lebih pintar dalam hal tipu menipu dibandingkan syaitan, saking pintarnya kebanyakan kita tidak sadar sedang tertipu bahkan kitapun tidak sadar seringkali kita pun ikut-ikutan menjadi penipu. Menipu hati nurani kita sendiri, bertahun-tahun kita mengulangi dosa-dosa yang sama, bahkan sebagian kita ada yang sudah menganggap ringan dosa-dosa kecil dan merasa tidak bersalah ketika melakukan dosa-dosa besar dan sebenarnya seta n  tidak cukup pintar untuk menjebak kita tetapi kitalah yang terlalu bodoh dan tidak perduli. Contoh hasil tipuan ringan setan adalah sering seseorang sering sedih dan kecewa karena gagal mendapatkan uang satu atau dua juta rupiah tetapi hampir ia tidak pernah bersedih karena kehilangan shalat sunat fajar, padahal nilai dua rakaat shalat sunat fajar itu disisi Allah lebih baik dibandingkan dengan dunia dan segala isinya. Hasil tipuan terbesar adalah bila seseorang menjadi teman syetan dineraka dia tidak saja menderita tapi sekaligus kehilangan keberuntungan terbesar yaitu syurga seluas langit dan bumi dan perjumpaan dengan Allah SWT. Waspadailah tipuan syetan dan berlindunglah kepada Allah SWT

Wassalamu’alaikum wr.wb